Pertama kita buat terlebih dulu tabelnya seperti ini:
(Maaf terlalu menyeramkan karena aku juga
bingung untuk membuat sesuatu yang beda dari teman lainnya. Gak boleh sama lah.
Ntar dikira copasan. Hehe. Dan ingat bahwasanya nama dan tanggal lahir merupakan
rekayasa. Jadi apabila terjadi kesamaan, itu adalah hal yang disengaja)
Dikarenakan tabel yang kubuat hanya satu, maka
daftar tabel yang muncul pada kotak ‘show table’ hanya satu. Maka dari itu,
tabel “daftar mayat” muncul sebagai satu-satunya tabel yang tersedia sebagai
objek Querry.
Tekan close untuk menghilangkan kotak perintah pada “Show Table” Kemudian anda menuliskan beberapa “field” dan “criteria” seperti ini.
Pada Field, kita akan mengisi nama kotak kolom yang ada pada tabel. Misalkan saja dalam tabel “Daftar Mayat” terdapat kolom yang bernama “Nama Pasien” maka hal itu akan muncul pada field. Criteria itu sendiri dapat menunjukan beberapa data berdasarkan kriteria yang kita inginkan. Misalkan pada “Kode penyebab kematian” saya menginginkan kode yang kurang dari dua. Sehingga saya hanya menuliskan <2 pada criteria seperti dibawah ini.
Setelah itu, saya klik run untuk menampilkan
tabel query yang muncul.
Untuk kembali pada desain tabel query, kita
hanya klik kanan pada tabel Query lalu menekan Design View
Lalu untuk menggunakan Relationship.
Relationship bertujuan untuk merelasikan atau menghubungkan tabel pada tabel
lain sesuai dengan keinginan dan tujuannya. Dikarenakan fungsi dari
relationship itu sendiri adalah menghubungkan tabel satu dengan tabel yang
lain. Maka kita membutuhkan dua tabel atau lebih dari satu. (Perhatian: Tabel yang
dibawah hanyalah sebuah rekayasa. Apabila terjadi kesamaan pada nama maka itu
adalah hal yang DISENGAJA)
Maka klik
pada “Database Tools” kemudian klik pada perintah kerja “Relationship”
Sama seperti pada Querry yaitu akan muncul dua
kali ketika ditekan dua kali pada tombol “add”.
Setelah itu, klik close untuk menutup kotak
perintah “Show table” (Perhatian: abaikan saja pada nama tabel “Data
Tambahan” karena saya juga bingung
bagaimana cara mengilangkan tabel. Saya hanya bisa menutup tabel dengan cara
klik kanan pada tabel kemudian pilih “close”. Mungkin anda yang membacanya bisa
menambahkan caranya pada kolom komentar untuk menambah pengetahuan. Hehe)
Untuk menambahkan relasi pada kedua tabel,
maka klik “edit relationship” yang bergambar ikon seperti ini.
Biasanya terletak pada bagian paling kiri.
Setelah ditekan, maka muncul lagi kotak
perintah di dalam kotak perintah yang berada di dalam kotak perintah seperti
ini. *yo dawg. Intinya, kotak perintah yang baru itu menunjukkan empat kotak
kosong. Yaitu “Left Table Name”, “Right Table Name”, “Left Coloum Name” dan
“Right Coloum Name” Khusus Table name, diisi pada nama tabel yang tersedia.
Misalnya tabel yang ada pada program adalah tabel tentang ‘Data Mayat’ dan
‘Tabel Penyebab Kematian’ Sedangkan “Coloum name” itu adalah nama kolom yang
ada pada tabel. Misalnya dalam tabel ‘Data Mayat’ terdapat Nama Pasien, Kode
penyebab kematian dan kode dokter. Maka itulah yang dinamakan kolom.
(Harus diingat bahwasanya tujuan relationship
adalah menghubungkan kedua tabel agar bersifat sama atau menyatu. Maka
disarankan agar ‘Left Coloum Name’ dan ‘Right Coloum Name’ dibuat sama.) Klik
OK apabila selesai.
Tadaaaaaaa!!!!! Akhirnya mereka menyatu.
Ada cara mudah dan cepat untuk menghubungkan
suatu tabel. Kita hanya menyeret suatu kolom ke kolom tabel lain sehingga
muncul sendiri. Misalnya kita ingin menghubungkan Kode Mayat, maka kita hanya
menahan kolom yang bernama data mayat ke tabel lain.
Sehubungan dengan fungsinya yaitu
menghubungkan kedua atau lebih tabel. Maka anda juga bisa membuatnya seperti
ini.
Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk
meng-klik tombol ikuti pada bagian kanan blog.
Tugas Mandiri

























Tidak ada komentar:
Posting Komentar