Kamis, 23 Oktober 2014

Cara Membuat Beberapa Larutan Kimia

Kali ini, 1241=1 akan membagikan sedikit tata cara pembuatan larutan yang aku ketahui. Kalo misalnya ada larutan lainnya yang belum terdaftar di sini, koment di bawah untuk menambahkan usulan zat yang akan ditambahkan.
















1.       Fenolftalein                        : Timbang 0,5 Fenolftalein, larutkan dalam 60 cc alkohol 96% dan 40 cc air
2.       MO                                         : Timbang 0,5 gram MO, dan hampir sama seperti fenolftalein. Yaitu dilarutkan dalam 60 cc alkohol 96% dan 40 cc air
3.       MR                                         : Timbang 0,2 gram MR kemudian langkah selanjutnya sama seperti fenolftalein. Yaitu dilarutkan dalam 60 cc alkohol 96% dan 40 cc air
4.       K2CrO4 5%                            : Timbang 5 gram K2CrO4 kemudian larutkan dalam 100 cc air.
5.       Garam Fe+                                        : Timbang 2 gram Ferro Amonium Sulfat. Kemudian larutkan dalam 100 cc air dan tambahkan HNO3 pekat. Amati perubahan dari hijau menuju ke warna kuning.
6.       EBT                                         : Larutkan 0,2 gram EBT dalam 15 ml tri ethanol amin dan 5 ml ethanol
7.       Amylum                               : Timbang 5 gram amylum, kemudian tambahkan sedikit air dingin dan larutkan dalam 100 cc air mendidih
8.       Murexide                            : Timbang 0,5 gram Murexide dibuat suspensi dengan 100 cc air hingga terlihat dua lapisan. Ambil lapisan bagian atasnya saja.
9.       Dimetil Glioksin 1%          : 1 gram dimetil glioksin dilarutkan dalam 99 gram alkohol 0,8 (99/0,8 ml alkohol)
10.   Laruta Wiys                         : 15 gram yodium dilarutkan dalam 1 liter larutan asam asetat 99% dan dialiri gas Cl2.Diperlukan kurang lebih 3,6 gram Cl2. Simpan dalam botol gelap dan jangan disimpan lebih dari satu bulan.
11.   HCL 0,1 N                             : Ukur kurang lebih 8,5 cc HCL pekat kemudian encerkan hingga 100 liter dengan air.
12.   NaOH 0,1 N                         : Timbang kurang lebih 4 gram NaOH pekat kemudian encerkan hingga 1 liter.
13.   KOH 0,1 M                           : Timbang 5,6 gram KOH kemudian larutkan dalam 1 liter air.
14.    KMnO4                0,1 N                      : Timbang 3,2 gram KMnO4, kemudian larutkan dalam air panas hingga 100 cc. Kemudian encerkan hingga 1 liter. Setelah itu, diamkan hingga satu hari dan saring dengan gelas wool.
15.   Na2S2O3 0,1 N                    : Timbang kurang lebih 25 gram garam Na2S2O3 kemudian larutkan dalam 1 liter air dan tambahkan 0,1 Natrium Karbonat untuk stabilisator.
16.   I2 0,1 N                                                  : Timbang 12,7 I2 dan larutkan dalam 1 liter air dengan 40 gram KI.
17.    AgNO3 0,1 N                      : Timbang dengan teliti 17 gram kristal AgNO3 dan larutkan dalam 1 liter air
18.   KCNS 0,1 N                          : Timbang kurang lebih 9,7 gram KCNS dan larutkan dalam satu liter air.
19.   EDTA 0,1 M                         : Timbang 37,23 gram bubuk EDTA dan larutkan dalam 1 liter air.
20.   ZnSO4 0,1 M                        : Timbang 8,05 gram kristal ZnSO4 dan larutkan dalam 1 liter air.
21.   Karbonat Loog                   : Timbang 4 gram NaOH dan 53 gram Natrium Karbonat, kemudian larutkan dalam 500 cc air.
22.   NaOH Alkoholis                 : Timbang 4 gram NaOH dan larutkan dalam 500 cc air, lalu tambahkan 500 cc alkohol 96%
23.   Asam Sulfat 4 N                                : Ukur sekitar 111 cc asam sulfat pekat dan encerkan sampai volume 1 liter.

24.   HCL 6 N                                 : Ukur 250 cc HCL pekat dan larutkan hingga 500 cc. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar