Karya: Kannibal Resek
Aristoteles pun tidak bisa menemukan bunga terbaik dalam satu taman
Dirinya membuat kebingungan untuk dirinya
Melihat bunga satu yang lebih baik dari lainnya
Lahirkan tangkai cemburu
Aku takkan berbuat kesalahan seperti Aristoteles
Kupilih engkau sebagai bunga terbaik bagiku
Bunga yang melengkapi hidupku
Takkan kubiarkan satu lebah, kupu-kupu ataupun serangga lain memikatmu
Takkan kubiarkan angin bertiup kencang
Hujan deras menggoyahkan tangkai yang lama lama rapuh
Aku akan menjagamu seperti si buruk rupa untuk terkasihnya
Si buruk rupa pun akan lebih baik daripada Aristoteles dalam hal cinta
Andaikan ada penyihir mengutukku
Hidup bersama atau layu bersama bunga terindah ini
Memberi kekuatan ganas untuk melindungi dari marabahaya
Atau kejenakaan kancil untuk menghiburnya.
Meskipun bunga di dunia ini sebanyak bintang di angkasa
Tetesan air laut di samudra
Atau embun awan di langit
Aku memilihmu sebagai bunga terbaik
Surabaya, 24 April 2015
------------------------------
Puisi ini untuk mengisi kegiatan Parade Puisi di Grup Panchake sekaligus mengungkapkan rasa kangenku ke seseorang. Kannibal Resek adalah nama hantu dari Rafi Izam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar